Wednesday, October 27

Author: Aliftya Amarilisya

Resensi Buku | Remaja Sang “Pemeran Patah Hati”
#Home, Buku

Resensi Buku | Remaja Sang “Pemeran Patah Hati”

“Tapi, dunia ini luas. Tidakkah patah hatimu ‘kan terobati?” –halaman 7. Persis seperti judulnya, novel ini berkisah tentang rasanya patah hati. Tapi, sebetulnya tak hanya tentang patah hati juga, melainkan juga berkisah tentang persahabatan, persaudaraan, dan kebalikan dari patah hati, yakni jatuh cinta. Persahabatan antara Ever dengan Yosinta. Persaudaraan antara Enko dengan Ode. Jatuh cinta antara murid dengan guru dan patah hati atas cinta yang bertepuk sebelah tangan maupun terkhianati oleh sahabat sendiri. Anyway, sebetulnya saya agak kesulitan untuk menuliskan sinopsis dari cerita ini. Sebabnya, antara satu tokoh dengan tokoh lainnya saling memiliki hubungan yang kalau saya menuliskannya, menurut versi saya, bisa-bisa akhir cerita malah terbongkar. Akan tetapi, intin...
Resensi Buku | “Glamo Girls” Berjiwa Sosial Tinggi
#Home, Buku

Resensi Buku | “Glamo Girls” Berjiwa Sosial Tinggi

 “Boleh jadi, dulu mereka termasuk siswi yang pemilih dalam berteman. Tapi, kita tak boleh menghakimi kesalahan itu seumur hidup karena pada hakikatnya, setiap detik waktu akan membawa perubahan. Begitu juga dengan Glamo Girls.” – halaman 197. Saya pikir kutipan di atas cukup representatif untuk memberikan sedikit gambaran tentang isi cerita dalam novel dengan sampul berwarna hijau ini, Glamo Girls. Sepulangnya Gina, Lala, dan Monik, dari mengikuti bakti sosial di Pulau Sabira, kepribadian mereka sedikit banyak ikut berubah. Bagusnya, perubahan pada diri mereka menuju ke arah yang positif. Mereka tak lagi mengadopsi gaya hidup membuang-buang uang, memilih-milih dalam berteman, dan tak peduli pada lingkungan sekitar. Awal terdamparnya mereka di Pulau Sabira sendiri bermula a...
Resensi Buku | “Penggores Kenangan” Antara Kia dan Wira
#Home, Buku

Resensi Buku | “Penggores Kenangan” Antara Kia dan Wira

“Hidupmu harus bisa kayak stasiun ini. Biarpun kereta satu datang dan berhenti, kamu tetap bakal berdiri tegar waktu kereta itu pergi. Siap buat nerima kereta selanjutnya. Siap ditinggal lagi. Tapi, selalu yakin bakal ada yang datang lagi.” – halaman 221. Sudah tiga tahun berlalu dan selama itu pula Tante Dani tak pernah menyetujui jika sang anak, Wira, berpacaran dengan Kia yang disleksia. Akan tetapi, ketidaksetujuan sang ibu tak membuat Wira putus asa dan mengakhiri hubungannya dengan Kia. Berdua, mereka tetap mempertahankan hubungannya dengan harapan suatu hari nanti sang ibu merestui hubungan mereka... dan benar saja. Setelah Wira mengalami kecelakaan, sang ibu tiba-tiba menerima Kia sebagai pacar anaknya. Namun, ada suatu hal tersembunyi yang tak diketahui oleh Kia. S...
Resensi Buku | “Pulang” A Return and An Exodus
#Home, Buku

Resensi Buku | “Pulang” A Return and An Exodus

Judul: Pulang | Penulis: Leila S. Chudori | Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) | Cetakan ke-5, September 2014 | Jumlah Halaman: viii + 461 | ISBN: 978-979-91-0515-8 “Ayah adalah seorang Ekalaya. Dia ditolak tapi dia akan bertahan meski setiap langkahnya penuh jejak darah dan luka.” – Lintang Utara, halaman 197. Seorang Dosen Sosiologi Universitas Negeri Jakarta, Robertus Robet, mengatakan bahwa kata “pulang” dari novel ini –yang mana juga menjadi judul, dapat diartikan sebagai “a return” maupun “an exodus”. A return –pulang dalam artian sebenarnya, yang mana dikehendaki oleh Dimas Suryo, dan an exodus –sebuah petualangan atas tanah yang sama sekali belum dimengerti, bagi Lintang Utara. Dan saya pribadi, tentu sangat setuju dengan pendapat tersebut. Saya pikir pendapat yang di...
Resensi Buku | “Amba” 41 Tahun Menunggu dan Mencintai Hantu
#Home, Buku

Resensi Buku | “Amba” 41 Tahun Menunggu dan Mencintai Hantu

Judul: Amba | Penulis: Laksmi Pamuntjak | Penerbit: Gramedia Pustaka Utama | Cetakan ke-4 (edisi baru), Oktober 2013 | Jumlah Halaman: 577 | ISBN : 978-979-22-9984-7 “... Bertahun-tahun aku menunggu, nggak pernah paham mengapa ia menghilang, tak pernah paham apa yang terjadi pada Bhisma, atau bagaimana ia sampai ke pulau ini, atau apakah ia masih hidup, dan kalau ia mati bagaimana ia mati, mengapa dia nggak kembali ke aku ketika ia punya kesempatan tahun ’79, mengapa selama 41 tahun aku menunggu dan mencintai hantu.” – Amba, halaman 455. Kutipan di atas sedikit banyak telah menggambarkan inti cerita pada novel ini. Dengan mengambil latar belakang sejarah, novel ini mengisahkan cerita cinta dan hidup seorang Amba Kinanti. Amba yang merupakan anak sulung dari seorang guru di Kadipura. Se...
Resensi Buku | “Ma Yan” Potret Kemiskinan dan Diskriminasi Gender
#Home, Buku

Resensi Buku | “Ma Yan” Potret Kemiskinan dan Diskriminasi Gender

Judul: MA YAN (Perjuangan dan Mimpi Gadis Kecil Miskin di Pedalaman China untuk Meraih Pendidikan) | Penulis: Sanie B. Kuncoro | Penerbit: PT. Bentang Pustaka | Cetakan: I (edisi III), Juli 2014 | Tebal halaman: viii + 240 halaman | ISBN: 978-602-291-038-1 Apakah kemiskinan merupakan sebuah warisan ataukah keturunan? Pertanyaan itu yang mungkin selalu membayangi kehidupan dari keluarga Ma Yan. Bersama ibu, ayah, dan adik-adiknya ia tinggal di Desa Zhangjiashu, sebuah pedalaman yang kering kerontang. Kehidupannya jauh dari kata berkecukupan, pendapatan orangtuanya jelas tak mencukupi kebutuhan pokok keluarganya. Ayahnya hanyalah seorang buruh serabutan, sedang ibunya bercocok tanam di ladang yang hasil panennya tak pernah memuaskan. Ditambah dengan faktor musim kemarau yang tak berkesudaha...
Resensi Buku | Pokoknya, “86”! (Novel Okky Madasari)
#Home, Buku

Resensi Buku | Pokoknya, “86”! (Novel Okky Madasari)

Judul : 86 | Penulis : Okky Madasari | Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama | Cetakan : II, April 2014 | Tebal : 256 hlm | ISBN : 978-070-22-6769-3 --- “Tak ada yang tak benar kalau sudah dilakukan banyak orang. Tak ada lagi yang harus ditakutkan kalau semua orang sudah menganggapnya sebagai kewajaran.” --- Seorang gadis polos yang tadinya tak banyak tahu, tak disangka kemudian ikut menjadi bagian dari orang-orang yang tak lagi punya malu. Sebuah cerita yang lekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Sebuah cerita sederhana yang juga dituliskan dengan sederhana namun tetap dapat membuat pembacanya cukup terkesima. Alur yang ditulis runtut pun terasa sangat mengalir, tidak terburu-buru hingga dapat membuat pembaca untuk beberapa saat hanyut dalam cerita di dalamnya. Dari membaca blurb-...