Rating 8.5

#Review Film

Review Film Indonesia | “Dilan 1990 (2018)” Ruang Interaksi Itu Begitu Hangat

Dilan sebagai sebuah film adalah keramahan. Di installment 1990-nya ini, kita disuguhi pengisahan yang sederhana, tidak neko-neko, tapi tetap efektif sekaligus hangat berkat chemistry lumer kedua penggawa utama: Iqbaal dan Vanesha sebagai Dilan dan Milea. Film ini diceritakan dari sudut pandang Milea dewasa. Sendiri di kamar apartemennya, dia mulai menuliskan kembali kenangan di masa lalu. Masa […]

#Review Film

Review Film | “Les Misérables (2012)” Cahaya Temaram dalam Kegelapan

Les Miserables berseting pada awal abad 19 di Perancis. Menceritakan kehidupan Jean Valjean (Hugh Jackman), seorang laki-laki yang telah menyelesaikan masa tahanan–perbudakan–dan menjalani masa bebas bersyarat. Kisah dimulai saat Ia diberi surat identitas penanda sebagai orang yang berbahaya, kemudian bertemu dengan pastur yang justru memanusiakannya, dan mulai hidup sebagai orang baik–dan terpandang. Meskipun tokoh utamanya […]

#Review Film

Review Film Indonesia | “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)” Perjalanan Sekali Tebas

Perempuan, janda, kriminal. Dalam objektifikasi posisi kuasa patriarkal, Marlina secara mudah masuk ke golongan triple minority. Bermula dari kesadaran ini, Mouly Surya tidak mau tunduk semudah itu. Dia menggulingkan berbagai anggapan konvensional dengan hanya bersenjatakan seni “kepepet”. Kisah Marlina diperlakukan sebagai rangkaian empat babak. Semuanya dimulai ketika kelompok Markus (tujuh orang) berusaha merampok sisa harta […]

#Review Film

Review Film Indonesia | “Kartini (2017)” Menggambarkan R. A. Kartini dengan Sudut Pandang yang Masuk Akal

Mungkin penggambaran paling masuk akal tentang kepribadian dan perjuangan R. A. Kartini itu ada di dalam film Kartini yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini dimulai dari Kartini (Dian Sastrowardoyo) yang dipaksa patuh pada batas antara bangsawan dan rakyat kecil. Aturan yang membuatnya berpisah dan memanggil ibunya dengan sebutan Nyi Ngasirah (Nova Eliza dan Christine […]

#Review Film

Review Film | “Hell or High Water (2016)” Tentang Kesepian

Menikmati Hell or High Water secara utuh artinya juga harus paham makna literal judulnya. Idiom ini bisa jadi masih awam di telinga penonton Indonesia, makna denotasinya adalah: tindakan sesulit apa pun akan ditempuh demi mencapai tujuan. Dan itulah nyawa sebenarnya dari film western modern ini. Film ini adalah tentang Tanner Howard dan Toby Howard—kakak seorang […]

#Review Film

Review Film | “Patriots Day (2016)” Memusuhi Kebencian dengan Cinta

Tahun 2016 menjadi saksi sahnya saya menghormati sosok Mark Wahlberg dan Peter Berg. Ketika film-film based on true story lain masih banyak yang berkutat dengan kisah puluhan hingga ratusan tahun silam, duo ini justru memilih mengangkat fakta yang bersifat kontemporer–belum berselang lama. Pertama lewat Deepwater Horizon dan sekarang dengan Patriots Day. Sebuah pilihan yang tidak […]

#Review Film

Review Film | “A Monster Calls (2016)” Kontemplasi Diri

A Monster Calls adalah film tentang kontemplasi diri. Film ini menunjukkan bagaimana rapuhnya manusia ketika harus berhadapan dengan diri sendiri. Tentang menyiksanya proses jujur-jujuran pada ketakutan yang selama ini membelenggu sehingga nantinya tidak harus direpotkan oleh tutupan topeng pura-pura lagi. Film ini adalah milik Conor O’Malley. Seorang bocah yang beranjak dewasa yang hidup bersama sang […]

#Review Film

Review Film Indonesia | “Istirahatlah Kata-Kata (2016)” Wiji Thukul yang Manusia Biasa

Segarang-garangnya citra seseorang, mereka tetaplah orang, bagian dari entitas manusia. Yang antara takut dan nekat kadang tidak kenal alokasi ruang dan waktu. Yang antara provokatif dan sekadar jujur pada diri sendiri kadang beda efek karena faktor tafsir orang lain beda-beda. Itulah sosok Wiji Thukul yang dibawa oleh karya sinema berjuluk Istirahatlah Kata-Kata garapan Yosep Anggi […]

#Review Film

Review Film | “Hidden Figures (2016)” Tidak Ada Mayor Tanpa Minor

Seyakin pose tiga perempuan di posternya, Hidden Figures tampil percaya diri dan stabil. Meskipun membawa frasa yang cukup berat: “untold story”, tetapi film ini lewat penanganan Theodore Melfi memilih jalur alternatif dengan mengisahkan perjalanan para tokoh sentralnya di sirkuit ringan. Kita bisa dengan mudah dibuat tersenyum, geram, tertawa, dan beberapa kali terharu-merinding di momen-momen yang […]