Wednesday, October 27

Resensi Buku | Rapor Merah Untuk “Sabtu Bersama Bapak”

 

Judul: Sabtu Bersama Bapak | Penulis: Adhitya Mulya | Penerbit : GagasMedia | Cetakan : IX, 2015 | Tebal: 277 halaman | Harga: Rp 48.000 | ISBN : 979-780-721-5

Bagi para pecinta buku, gagasan untuk membeli Sabtu Bersama Bapak nampaknya perlu dipikirkan matang-matang kembali. Tingginya rating dalam situs Goodreads, stempel bestseller, dan naiknya novel ini menuju cetakan kesepuluh ternyata tidak menjamin kualitas yang sebanding.

Poin minus dari Sabtu Bersama Bapak terletak pada gaya bahasa yang dihadirkan oleh Adhitya Mulya. Gaya bahasa yang sederhana memang dapat membantu pembaca untuk melahap isi novel dengan lebih cepat. Namun, hal tersebut justru kurang dapat menggugah perasaan pembaca. Seakan-akan, Sabtu Bersama Bapak terkesan sebagai bacaan sambil lalu saja.

Dalam novel ini, penulis juga sangat sering menghadirkan lelucon mengenai status jomblo untuk mempertegas malangnya nasib Cakra yang belum menemukan kekasih. Mungkin bagi sebagian kalangan, lelucon tersebut dinilai begitu menarik. Namun di sisi lain, pemosisian lelucon sering kali sangat tidak pas dan tak jarang terasa begitu janggal. Keberadaan footnote-footnote yang tidak bernilai informatif juga sangat mengganggu kenikmatan membaca.

Sabtu Bersama Bapak sendiri berkisah mengenai keseharian Satya, Cakra, dan Ibu Itje tanpa kehadiran Bapak Gunawan yang mereka sayangi. Karena penyakit kanker, Bapak Gunawan terpaksa meninggalkan Satya dan Cakra sejak mereka kecil.

Sebagai ganti minusnya kehadiran sosok Bapak dalam keluarga tersebut, Bapak Gunawan telah menyiapkan ratusan video hasil rekamannya yang akan menuntun perjalanan keluarga kecilnya. Pesan-pesan yang disampaikan oleh Bapak Gunawan sangat menarik. Di sisi ini, pembaca seakan diingatkan kembali mengenai hal-hal esensial yang harus diperhatikan dalam menjalani kehidupan, utamanya dalam berkeluarga. Kehadiran pesan sang Bapak tersebut menjadi kekuatan utama dalam novel ini untuk sedikit banyak dapat menyentil hati pembaca.

Hapuskan keinginan untuk mendapatkan novel ini dengan harga yang lebih murah. Pasalnya, Sabtu Bersama Bapak sangat sulit, bahkan mustahil, untuk didapatkan di toko buku diskon. Sebagai gantinya, cukup pinjam saja Sabtu Bersama Bapak kepada teman Anda yang telah terlanjur membelinya. Selamat membaca!

 

(Visited 129 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *