#Review Film

Review Film Indonesia | “The Gift (2018)” Rasa yang Melambatkan Waktu

The Gift adalah sebuah cerita antara perempuan yang menyukai kegelapan dan laki-laki yang mengurung diri dalam kesendirian. Film ini sepenuhnya mengeksplorasi rasa dari berbagai indera sebelum ikatan romantis itu muncul. The Gift ini film yang manis tapi pedih. Bikin hati saya nelangsa. Sepanjang film dianugerahi yang manis manis, eh after-taste-nya pahit. Mas Hanung tega nian. […]

#Review Film

Review Film Indonesia | Menikmati Film “Arini (2018)”

Film Arini bercerita tentang perempuan sedih bernama Arini (Aura Kasih) yang hari-hari normalnya terganggu karena Ia dijebak semesta untuk belajar tentang cinta sekaligus menghadapi masa lalunya lagi. Dalam satu hari yang biasa saja, tiba-tiba Arini dicintai Nick (Morgan Oey), orang yang sama sekali asing buatnya. Saya menikmati Arini sebagai sebuah film yang utuh.   Keterbatasan […]

#Review Film

Review Film Indonesia | “Partikelir (2018)” Mohon Bersabar

Partikelir bercerita tentang sepasang sahabat, Adri (Pandji Pragiwaksono) dan Jaka (Deva Mahendra), yang pernah berpisah dan kembali bersama untuk memecahkan kasus. Bersama Tiara (klien, diperankan Aurelie Moeremans) dan Geri (penggemar Adri yang datang entah dari mana, diperankan Ardit Erwandha), mereka melakukan apa pun untuk menyelesaikan kasus yang lebih besar dari dugaan mereka. Film ini merupakan […]

#Review Film

Review Film Indonesia | “Get Married (2007)” Aturan Main Menjadi Perempuan

Kemarin saya menonton ulang Get Married (2007). Kebetulan filmnya sedang ditayangkan ulang di salah satu kanal TV. Saat masih SMP, saya sangat terhibur dengan film ini. Guyonannya segar dan konyol. Saya bahkan baru tahu bahwa Get Married merupakan film terlaris kedua pada tahun 2007. Namun, saat saya sudah kuliah, pandangan saya terhadap Get Married berbeda. […]

#Review Film

Review Film | “Pacific Rim: Uprising (2018)” Lubang Narasi Di Mana-Mana

Pacific Rim Uprising bercerita pada masa sepuluh tahun setelah bridge ditutup. Manusia berusaha mengembalikan kehidupannya di antara tulang belulang Kaiju. Masalah muncul sebab Kaiju menemukan celah untuk kembali ke bumi. Jika keputusan menonton diambil karena ingin melihat Jaeger yang tampak gagah, itu keputusan baik. Memang teknologi Jaeger yang digambarkan dalam Pacific Rim Uprising masih sama […]

#Review Film

Review Film Indonesia | “Love for Sale (2018)” Ternyata Cinta Ada di Luar Zona Nyaman

Love for Sale bercerita tentang Richard, seorang laki-laki pemilik sebuah percetakan tua. ‘Sendirian’ dan pemarah. Kesehariannya itu-itu saja: bangun tidur sambil garuk-garuk badan, memberi makan Kelun–kura-kura kesayangannya–lalu mengontrol kerja karyawan seharian, kemudian malamnya ketiduran saat menonton TV. Terkadang Ia menghabiskan malam dengan teman-temannya, nonton bola di suatu kafe. Rutinitas yang terasa sepi–sangat terasa sepi bahkan […]

#Ajang Penghargaan

Bagaimana The Academy Awards Memilih Pemenang Best Picture? Pelajari Sistem Pemilihan Best Picture Oscars! (Penjelasan Lengkap tentang Preferential Ballot)

Tulisan ini sudah selesai ditulis sejak penyelenggaraan Oscars 2017 selesai tahun lalu. Namun, karena satu dan lain hal, saya menunda untuk mengunggahnya. Kini, pembahasan ini sudah bisa dibaca di Ngepopcom, di hari yang sama dengan perayaan The Academy Awards ke-90. Happy Oscars Day! The Academy Awards atau Oscars menganut sistem preferential ballot. Sistem ini berbeda […]

#Review Film

Catatan Film | “Black Panther (2018)”, Selebrasi Kultural, dan Realitas Alternatif yang Menggetarkan

Meski glamor, Black Panther sebagai film tetaplah sebuah presentasi yang rendah hati. Ada dua alasan mengapa review kali ini tidak berwujud reguler, melainkan catatan (seperti format yang biasa saya gunakan ketika mengulas serial). Sebab pertama, jelas karena Black Panther berhasil menjadi sebuah film yang bagus, baik secara kemasan maupun substansi. Urgensi kedua karena saya tergelitik […]

#ResensiBuku

Resensi Buku | Remaja Sang “Pemeran Patah Hati”

“Tapi, dunia ini luas. Tidakkah patah hatimu ‘kan terobati?” –halaman 7. Persis seperti judulnya, novel ini berkisah tentang rasanya patah hati. Tapi, sebetulnya tak hanya tentang patah hati juga, melainkan juga berkisah tentang persahabatan, persaudaraan, dan kebalikan dari patah hati, yakni jatuh cinta. Persahabatan antara Ever dengan Yosinta. Persaudaraan antara Enko dengan Ode. Jatuh cinta […]