#SpectacularTen 10 Vlogger YouTube Terbaik 2016 (Bagian 2)

Estimasi waktu baca: 4 menit

Tulisan bagian pertama telah memberikan sepotong pembuka dan pengumuman daftar vlogger YouTube terbaik di urutan #10 sampai #6. Untuk bagian kedua ini, kamu bisa langsung mengikuti siapa yang berada di posisi #5 sampai #1. Namun, kalau kamu belum membaca bagian pertama, silakan klik gambar di bawah terlebih dahulu.

1000-klik-10-6-vlog

Inilah vlogger YouTube terbaik 2016 urutan #5 sampai #1.

vlog5

#5. George Benson

Mengapresiasi konten kreator itu ada banyak cara dan banyak sisi yang bisa dicuplik. Di vlog yang dibuatnya, George Benson jelas bukan orang yang bisa diandalkan di ranah pemberian opini substantif. Misalnya kita mau tahu apa pendapatnya tentang film tertentu atau bagaiamana pandangannya tentang situasi yang sedang terjadi. Dia hanya akan memberikan eksplanasi dangkal dan cenderung ragu-ragu.

Namun, dia sebagai vlogger adalah seorang pencerita audio-visual yang baik. George tahu betul bagaimana membuat flow footage untuk vlog-vlog-nya, bagaimana harus memasukkan interaksi kesehariannya, bahkan menyusupkan personanya ke dalam output. Dampaknya apa? Menonton vlog-nya membuat kita merasa sangat dekat dan mengenalnya.

Atas dasar itulah, vlogger tidak melulu tentang orang yang mampu meng-cover perkara berat-berat, asal dia tahu bagaimana caranya “bercerita lewat visual dengan baik” itu sudah memiliki nila plus besar–karena masih banyak vlogger yang tidak bisa “bercerita lewat vlog-nya”.

vlog4

#4. Louis Cole

Casey bahkan menyebut Louis sebagai “kakeknya daily vlogger”. Ya, Louis Cole sudah melakukan kegiatan ini bertahun-tahun dan masih konsisten sampai saat ini. Kalau kamu mengikutinya secara konsisten pula, pasti ikut sepakat bahwa 2016 adalah tahun terbaiknya sejauh ini. Kalau diingat, sebelum saat ini terfokus pada funforlouis, dia pernah memecah channel-nya ke foodforlouis pula–yang tahu hal ini ketahuan tuanya di komunitas vlogger YouTube.

Secara kualitas produksi, dia semakin matang dan memanjakan mata. Secara jangkauan lokasi yang dijamah, semakin jauh dan beragam. Secara emosional pun dia semakin terbangun dengan progresif.

Louis sama dengan George Benson, dia itu layaknya sosok lugu yang siap memperoleh asupan berbagai hal dari berbagai sudut dunia. Dia bukan pemberi opini komprehensif yang bagus, tetapi dia jelas pencerita bermedium vlog yang terjamin mutunya, terlatih kejelian matanya. Jatuhnya, dia sama sekali tidak nampak menggurui. Pokoknya menyenangkan menyaksikan perjalanannya.

vlog3

#3. Cody Buffinton

Cody termasuk yang paling anyar memasuki dunia vlogging. Kurang lebih baru dua tahun, tetapi daya magis kontennya bisa sangat mudah terdifusi ke siapa saja. Dia adalah salah satu anggota Exploring Crew, channel-nya sendiri bernama Exploring with Cody. Lucunya, dibanding teman-temannya yang lain, subscribers Cody berada di posisi terbuncit. Padahal secara personal channel Cody adalah favorit saya.

Dia adalah sosok yang sangat periang, penuh keingintahuan, dan sangat ramah. Karakter itu terbawa di semua video yang dibuatnya. Maka, secara pribadi pula, sebenarnya lebih menarik menyaksikan Cody ketika tampil di vlog reguler ketimbang ketika dia berada di konten andalannya: vlog Abandoned Places.

Ya, ketika mengikuti Cody, tersedia dua pilihan terbuka tersebut. Dan dua-duanya sama-sama menarik. Ditambah tahun ini dia mengunjungi banyak negara, lebih banyak dari tahun sebelumnya. Coba ikuti rangkaian vlog-nya ketika melakukan traveling ke Bali dan kawasan Pulau Komodo bersama Josh. Menarik.

Oh, suplemen sekilas informasi, Exploring Crew selalu melakukan riset sebelum mendatangi lokasi baru–dan riset yang dilakukan cukup dalam.

vlog2

#2. Philip DeFranco

Di posisi kedua ini sebenarnya tidak dimonopoli oleh satu channel saja. Namun, seperangkat klan Phil masuk semua: channel utama Philip DeFranco, channel vlog Phil, serta channel DeFrancoFams yang dijalankan oleh isterinya.

Phil adalah paket lengkap. Dia adalah pribadi yang profesional, cerdas, sekaligus menyenangkan. Itulah mengapa, menyelami channel-nya seharian pun bukanlah perkara yang menyiksa.

Coba tengok sebentar, di channel utama, Beautiful Bastards (panggilan untuk fans Philip DeFranc Show) bakal menemui Phil yang melakukan rangkuman informasi terkini. Ini adalah cara baru mengonsumsi informasi tanpa harus terpaku pada formulasi penyampaian kaku.

Lalu ketika masuk ke channel vlognya, kita akan menyaksikan betapa humoris dan komikalnya Philip dan rekan-rekan kantornya. Langsung terlintas, “Mau dong kerja di situ”–bahkan buat saya pribadi yang cenderung kurang mau bekerja di bawah orang lain. Seluruh entitas di kantornya sangatlah menghibur dan ada-ada saja.

Belum lagi ditambah channel keluarganya, kita akan menemui sosok ajaib yang tidak lain adalah isteri dan anak Phil, Trey. Linz sebagai isteri Phil adalah sosok yan sangat jujur, blak-blakan, dan apa adanya. Dan menyenangkan melihat bagaimana kelakuan mereka berdua ketika membesarkan Trey. Mereka tidak pernah membuat batasan-batasan dalam rangka Trey mengenal lingkungannya. Sungguh family goals!

Jangan lupa, semua hal itu selalu works berkat mimik muka dan ujaran Phil yang ajaib.

vlog1

#1. Casey Neistat

Di 2016 Casey memutuskan untuk mengakhiri daily vlog-nya, itu terjadi di akhir November 2016. Dia menyebut bahwa daily vlog yang dia buat dulunya bertujuan supaya dia selalu memperoleh tantangan kreatif setiap hari. Sayangnya beberapa bulan terakhir tantangan itu semakin tidak terasa dan dia justru merasa tertekan. Padahal, laju popularitasnya sekian bulan terakhir tengah berada di titik puncak. Orang segila apa yang berani melakukan itu kecuali seorang Casey Neistat?

Casey Neistat adalah paket lengkap untuk medium vlog. Dia bukan hanya seorang yang bisa bercerita dengan sangat baik lewat flow visual vlognya, tetapi juga seorang yang memiliki opini yang baik, blak-blakan, dan relevan. Benar-benar rasanya Casey adalah keajaiban dunia.

Hal yang menarik dari Casey adalah setiap vlog-nya memiliki emosi yang disodorkan kepada audiens. Entah dia menyadari itu atau tidak. Dampaknya sangat bagus, dia sukses menggaet penonton sehingga merasa sangat dekat dengan dia, dengan keluarganya, dengan teman-temannya, dengan rekan bisnisnya.

Casey hanya berhenti daily vlog. Dia masih akan mengisi channel YouTube-nya dengan konten-konten yang pasti akan tetap menarik. Dan tidak ada vlogger yang lebih pantas berada di posisi #1 untuk 2016 (dan 2015) kecuali Casey Neistat.

***

Sampai jumpa di 2017! Semoga kualitas mayoritas lini vlog YouTube di tahun depan tidak semarginal tahun ini. Ada bayak potensi vlogger bagus, tugas kita adalah membantu mereka naik ke permukaan. Jangan bikin vlogger yang tidak memiliki kualitas menjadi terkenal, hal itu cuma akan merepotkan dan mencoreng komunitas ini sendiri.

Author: aef anas

Kecanduan menulis, menonton, dan karya-karya Christopher Nolan.

Nomine “Kritik Film Terpilih” Piala Maya 2016.

(Visited 328 times, 1 visits today)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Name and email are required